Pengertian kelas kata
Seperti yang telah dijelaskan secara umum sebelumnya, kombinasi huruf membentuk sebuah kata. Proses pembentukan kata tak hanya terjadi melalui kombinasi huruf saja, melainkan penggabungan imbuhan dengan kata itu sendiri, pengulangan, ataupun penggabungan suatu kata dengan kata lain sehingga membentuk satu pengertian tertentu. Proses pembentukan ini disebut dengan istilah morfologis.Proses morfologis pada akhirnya menentukan kedudukan sebuah kata. Kedudukan ini disebut dengan istilah kelas yang bila ditentukan berdasarkan struktur disebut sebagai subjek, predikat, objek dan keterangan. Namun, terkait dengan fungsi dan makna, maka kelas kata terbagi dalam empat kategori umum yang memiliki maksud tertentu.
Jenis-jenis kelas kata
Kelas kata kerja (verbal)
Kata kerja dapat didefinisikan sebagai sebuah kata yang memiliki maksud untuk menerangkan sebuah aktivitas, kegiatan, aksi, dan perilaku. Kata kerja atau verbal memiliki fungsi sebagai predikat, sehingga para penggunanya dapat memahami suatu perbuatan yang dilakukan. Karena penggunaannya melibatkan pada aksi dan aktivitas, maka kata kerja dapat digunakan untuk mengingkari atau menolak aktivitas itu sendiri dengan menyematkan kata "tidak". Apabila verbal ditujukan untuk mengekspresikan suatu tindakan berdasarkan waktu, maka ia dapat digunakan bersamaan dengan kata "sedang" dan "telah. Sebagai contoh:Universitas nasional mencetak lulusan terbaik di Asia (kata kerja "cetak")
Universitas nasional telah mencetak lulusan terbaik di Asia sebanyak ribuan orang (kata kerja dengan sematan waktu "telah")
Universitas nasional tidak mencetak lulusan terbaik di Asia (penyematan kata "tidak")
Kelas kata sifat (adjektiva)
Kata sifat adalah sebuah kata yang digunakan untuk menerangkan karakteristik atau atribut pada sebuah kata benda atau subjek. Kata sifat seringkali dikatakan sebagai keadaan watak atau tabiat dari seseorang.Mobil Ferrari adalah mobil mewahKata sifat dapat digunakan l untuk mengekspresikan sesuatu, yaitu melakukan komparasi, dengan penambahan lebih dan sangat, ter-. Sebagai contoh, rumahnya lebih luas, sangat besar, termegah.
Istana Maimun adalah gedung megah
Kelas kata benda (nomina)
Kata benda adalah kata yang berasosiasi pada makhluk hidup dan benda mati. Keduanya dapat berupa manusia, hewan, dan tumbuhan, dan benda mati seperti benda-benda nyata (memiliki dimensi), dan hal yang abstrak seperti emosi dan aroma. Kata benda sering digunakan sebagai subjek dan objek pada kalimat.Kesedihan melanda para korban banjir (kesedihan adalah kata benda abstrak)
Lapangan sepak bola itu dimiliki oleh klub Manchester United (Lapangan sepak bola adalah kata benda real)
Kata keterangan (adverbia)
Kata yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana sebuah predikat dilakukan disebut dengan kata keterangan adverbia. Jenis kata ini sering digunakan untuk mendeskripsikan perbuatan atau perilaku dari suatu subjek dalam menjalankan aksinya dengan lebih spesifik dari biasanya. Dalam bahasa Indonesia, penggunaan kata adverbia juga dapat digunakan untuk menerangkan bagaimana kata sifat digunakan.Pemain sepak bola bernama Henry menendang bola dengan kerasProses menendang bola adalah sebuah verbal, sedangkan kata dengan keras menyatakan keterangan bahwa kekuatan menendang bola, kata sifat yang menerangkan tendangannya.
Keempat jenis kelas kata yang telah disebutkan di atas merupakan kategori umum. Jenis lain seperti kata bilangan, ganti dan kata tugas, sengaja tidak dijelaskan di bagian artikel ini. Hal ini bertujuan untuk menjelaskan untuk membandingkan kata pada bahasa Inggris.
